Skin Barrier berasal dari struktur yang disebut Lamelar Sheets. Sheets ini letaknya berada diantara sel-sel lapisan kulit paling atas yang disebut stratum corneum. Singkatnya Skin barrier ini adalah pelindung lapisan kulit terluar atau lipid barrier. Apakah kalian pernah mendengar jika kulit kita memiliki kadar air yang diproduksi dari dalam tubuh kita secara alami? Nah, skin barrier inilah tempatnya.

Lalu, apa fungsinya?

Skin barrier bertindak seperti penjaga keamanan untuk kulitmu. Melindungi kulit dari bakteri dan iritasi dan apapun yang menghambat terjadinya kelembapan dan hidrasi. Kulit dengan barrier yang sehat, terhidrasi dengan baik, dan lembap itu bisa lebih tahan terhadap efek negatif dari tekanan lingkungan dan usia. Di sisi lain, skin barrier yang tipis atau lemah akan memungkinkan munculnya iritasi pada kulit. Hal ini menyebabkan kusam, kering, sensitif serta dapat menyebabkan peradangan dan penuaan dini.

Bagaimana jika skin barrier itu rusak?

Seiring berjalannya waktu, skin barrier bisa menjadi rusak. Penuaan, paparan sinar matahari dan kegiatan sehari-hari seperti pembersihan berlebihan menyebabkan kerusakan kumulatif yang membahayakan strukturnya. Tanpa perawatan yang tepat, ini akan membuat ruang bagi bakteri masuk ke dalam kulit yang menyebabkan iritasi, menyebabkan kelembapan dan hidrasi juga akhirnya hilang. Artinya kulit kita akan kering.

Apa yang terjadi saat skin barrier rusak?

Salah satu efek utama dari kerusakan pelindung kulit adalah kehilangan air transepidermal (TEWL). Melalui proses ini, hidrasi dan kelembapan secara pasif menguap melalui barrier yang rusak. Itu menyebabkan kekeringan dan dehidrasi. Dan pada akhirnya tanda-tanda penuaan akan terlihat dan kulit akan lebih mudah mengalami peradangan, sensitivitas dan tampak kusam.

Selain kehilangan kelembaban, kulit dengan pelindung yang rusak dibiarkan begitu saja karena serangan lingkungan oleh polusi, sinar UV dan sinar matahari tanpa adanya perawatan. Selain itu juga ketiga kontributor tadi adalah sebagai hal utama munculnya penuaan secara cepat yang menyebabkan kulit mengembangkan garis-garis halus dan kerutan serta kehilangan volume dan elastisitas.

Bagi mereka yang memiliki kondisi genetik seperti eksim dan rosacea, gangguan penghalang dapat memperburuk gejala.

 

Bagaimana caranya Bisa Melindungi & Memperbaikinya?

Sekarang kamu tahu kerusakan pelindung kulit akan mempengaruhi kulit, bagaimana kamu bisa melindungi dan memperbaikinya? Sangat sederhana, lakukanlah perawatan seperti:

1. Terapkan Sunscreen Daily

Aturan nomor satu agar skin barrier tetap sehat: Pakai sunscreen setiap hari. Editor bolehshop merekomendasikan selalu gunakan sunscreen harian dengan SPF 50 untuk menghindari paparan sinar matahari ketika indeks UV berada pada titik tertinggi (dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore).

Kami merekomendasikan SNP Aqua Cooling Sun Spray. Sunscreen yang berbentuk spray ini memberikan perlindungan dari sinar UV serta pertahanan tambahan terhadap efek pengeringan dari paparan polusi dan tekanan lingkungan lainnya.

2. Jaga Kelembaban Kulit

Cara lain untuk melindungi skin barrier adalah menjaganya agar tetap lembap dan terhidrasi dengan minum banyak air. Selain itu juga kamu dapat menerapkan perawatan kulit dengan bahan-bahan yang menambah dan mempertahankan kelembapan alami kulitmu. Seperti Moisturizer.

3. Cari Bahan Perawatan yang Kaya Antioksidan

Antioksidan berfungsi melawan radikal bebas untuk meminimalkan tanda-tanda penuaan yang disebabkan oleh kerusakan oksidatif.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *