Memahami Jenis Kulit dan Perawatan Yang Sesuai

Pernahkah kamu bertanya-tanya apa jenis kulit kamu sebenarnya? Karena memahami jenis kulit kita dengan benar adalah kunci yang tepat dalam memilih treatment yang sesuai dengan kebutuhan kulit kita. Pemilihan perawatan kulit yang tepat mampu memberikan hasil yang lebih optimal.

Kamu pasti pernah mencoba skincare dengan iming-iming “produk yang paling menakjubkan” belum lagi ditambah review dari beauty influencer yang kamu follow. Tapi setelah kamu coba, produk tersebut tidak memberikan efek yang kamu harapkan. Bahkan memperburuk kondisi kulit kamu.

Dalam hal perawatan kulit, ini bukan solusi ajaib, satu ukuran untuk semua karena kulit setiap orang adalah unik dan kebutuhannya sering berubah sebagai akibat dari faktor hormonal, musiman, dan gaya hidup.

Jadi penting sekali untuk memahami jenis kulit kita secara mendalam. Namun sebelum melanjutkan kita juga harus sudah bisa membedakan jenis kulit dan jenis masalah kulit atau kondisi kulit.

Salah satu perbedaan utama adalah bahwa setiap orang memiliki jenis kulit, tetapi tidak semua orang memiliki kondisi kulit. Jenis kulit sebagian besar ditentukan oleh gen sementara kondisi kulit dapat merujuk pada kondisi sementara kulit.

Beberapa kondisi kulit dapat timbul dari faktor genetik, tetapi juga dapat berasal dari hal-hal seperti hormon, lingkungan, faktor gaya hidup dan mereka dapat menjangkau berbagai jenis kulit. Beberapa masalah kulit yang umum termasuk dehidrasi, kerusakan akibat sinar matahari, tanda-tanda penuaan, jerawat, berjerawat, kemerahan, dan hiperpigmentasi.

Cara menentukan jenis kulit

Langkah pertama untuk mengetahui jenis kulit adalah membuat tes kulit yang siap untuk memastikan hasil yang optimal. Analisis rutinitas perawatan kulit dan cari bahan dan produk yang biasanya menyebabkan masalah kulit dan lihat apakah kamu menggunakan produk yang salah atau melewatkan langkah penting dalam rutinitas kamu.

Misalnya, menggunakan bahan komedogenik untuk kulit yang rentan jerawat atau bahan kimia keras pada kulit sensitif atau bahkan melewatkan langkah pengelupasan dalam rutinitas kecantikan kamu. Perbaiki masalah mendasar yang ditemukan ini dan biarkan jenis kulit kamu yang sebenarnya terungkap. Sekarang kamu siap untuk melakukan tes sederhana untuk mengidentifikasi kulitmu.

  • Langkah Satu: Lakukan pembersihan ganda! Gunakan pembersih berbasis minyak atau penghapus riasan untuk menghilangkan semua sisa riasan, sebum berlebih, atau kotoran larut minyak lainnya. Diikuti dengan pembersih wajah yang ringan untuk membersihkan sisa-sisa yang tertinggal.
  • Langkah Kedua: Keringkan dengan lembut dan biarkan kulit terbuka – jangan gunakan produk apa pun seperti toner, pelembap, atau serum.
  • Langkah Tiga: Tunggu setidaknya 30 menit.
  • Langkah Empat: Periksa dengan cermat bagaimana kulit terasa dan tentukan karakteristik unik kulitmu.

Kulit Kering

Jika kulit terasa kencang atau gatal dan kasar sepanjang tahun, terutama setelah dibersihkan, dan meminum pelembab wajah, kamu mungkin memiliki kulit kering. Mungkin juga ada bercak bersisik atau mengelupas dan kamu mungkin menderita kerutan dini atau iritasi pada kulit.

Beberapa penyebab kulit kering dapat mencakup banyak faktor seperti genetika, ketidakseimbangan hormon, penuaan, paparan sinar matahari (UV), pancuran/mandi air panas, pemanasan dalam ruangan (pikirkan musim dingin), pengelupasan berlebihan, bahan-bahan kasar dari kosmetik, sabun, dan pembersih.

Beberapa karakteristik umum dari kulit kering meliputi:

  • Pori-pori yang hampir tidak terlihat
  • Perasaan kaku
  • Merah, penskalaan ringan atau serpihan di tambalan
  • Kulit kusam dengan elastisitas kulit rendah
  • Garis halus lebih terlihat

Rekomendasi Skincare

Menggunakan pelembap yang lebih tebal dengan tekstur yang kaya dapat membantu mengatasi kekeringan. Secara umum, krim wajah ini umumnya mengandung kandungan minyak yang lebih besar dan memilih produk dengan asam hialuronat (sering diberi label natrium hialuronat), gliserin, shea butter, dan ceramide.

Kulit Berminyak

Kulit berminyak adalah salah satu jenis kulit yang lebih mudah dikenali karena kamu cenderung melihat banyak kilau mengkilap di wajah dan leher. Lembar blotting atau bubuk pengontrol sebum lebih mungkin menjadi pilihan terbaik kamu dan kamu mungkin merasa ingin mencuci muka lagi tengah hari karena wajah terasa berminyak karena minyak berlebih.

Produksi minyak yang tinggi dapat membuat pori-pori tersumbat, tetapi kabar baiknya adalah ini membuat kamu tidak rentan terhadap kerutan dan dehidrasi.

Karakteristik umum kulit berminyak dapat meliputi:

  • Pori-pori membesar
  • Wajah tebal dan berkilau
  • Komedo
  • Kulit berjerawat

Rekomendasi Skincare

Jenis kulit berminyak harus membutuhkan pemilihan produk perawatan kulit dan makeup yang cermat. Carilah pelembab bebas minyak, produk non-komedogenik, dan bahan penangkal jerawat seperti asam salisilat, asam glikolat, benzoil peroksida, dan tanaman teh.

Kulit Kombinasi

Kulit kombinasi adalah jenis kulit yang paling umum tetapi bisa lebih sulit untuk ditentukan karena memiliki dua jenis kulit yang berbeda di wajah. Kulit akan sering berminyak di zona-T yang meliputi dahi, hidung, dan dagu karena produksi kelenjar minyak yang tinggi.

Bagian lain dari wajah seperti pipi dan rahang cenderung kering, bersisik, atau normal. Jenis kulit ini juga dapat berubah secara musiman, sehingga kulit mungkin berminyak di musim panas dan kering di musim dingin.

Karakteristik umum kulit kombinasi dapat meliputi:

  • Pori-pori membesar dan kulit mengkilat sebagian besar di zona-T
  • Komedo
  • Bekas jerawat pasca-blemish
  • Mungkin memiliki hiperpigmentasi seperti bintik hitam
  • Kulit berjerawat

Rekomendasi Skincare

Berurusan dengan kulit kering dan berminyak berarti mengembalikan keseimbangan kulit adalah kunci untuk kulit yang sehat. Pengelupasan adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit untuk kulit kombo karena membantu menghilangkan sel-sel kulit mati pada bagian kulit yang kering sambil membersihkan pori-pori yang tersumbat juga.

Kulit Normal

Jika kulit tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak, artinya ada keseimbangan alami antara minyak dan kelembapan. Ini adalah salah satu jenis kulit yang paling tidak umum, kalau kamu memiliki jenis kulit seperti ini berarti kamu beruntung dan kamu harus berterima kasih kepada orang tua atas gennya!

Kulit sehat yang seimbang dapat mentolerir sebagian besar produk kecantikan tanpa mengalami reaksi negatif. Ini benar-benar luar biasa karena ini berarti kamu dapat bermain dan bersenang-senang bereksperimen dengan pembersih wajah, masker tidur, dan produk rias yang serba baru.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa meskipun kulit kamu jinak, kamu mungkin menghadapi jerawat sesekali atau masalah kulit lainnya yang dapat hilang dengan cukup cepat tanpa bertahan lama.

Karakteristik jenis kulit normal dapat meliputi:

  • Pori-pori kecil, tidak mudah terlihat
  • Tekstur lembut dan halus seperti beludru
  • Tidak ada sensitivitas kulit yang parah
  • Tidak ada tanda-tanda mengelupas atau berminyak
  • Wajah berseri

Rekomendasi Skincare

Jenis kulit normal adalah salah satu jenis yang paling mudah untuk dirawat tetapi kamu tetap harus ingat bahwa kulit kita dapat berubah seiring waktu karena musim, penuaan, perubahan kadar hormon, dan peristiwa kehidupan.

Jika terjadi ketidakseimbangan hormon, mungkin akan terjadi kulit kering atau gatal atau bahkan jerawat batu. Sangat penting untuk tetap konsisten dengan rutinitas perawatan kulit yang teratur dan yang paling penting dengan perlindungan matahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *